Sepekan berlalu, kobaran api dilaporkan masih menyelimuti wilayah Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Sedikitnya1.094 hektare lahan yang didominasi padang ilalang, pohon pinus dan kebun warga terdampak oleh bencana itu.
Bahkan, kobaran api kini disebut semakin mendekat ke permukiman warga.
"Saat itu saya tengah berjualan di kios. Orang-orang semua lari menghindar, api semua mendekat ke kios. Mereka lari ke atas, menghindar dari api," kata Lice Sanda, 71 tahun, warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Soputan.
Lice bilang, karhutla terjadi sejak Minggu malam (02/08) lalu dan "kejadian yang paling parah itu waktu hari Rabu."